Bolamas88 TIKIQQ kasQQGoldenQQ
Tampilkan posting dengan label Berita. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Berita. Tampilkan semua posting

Senin, 19 Juni 2017

Sindiran Pedas Panglima TNI Gatot Nurmantyo : Jangan Kita Ikuti "Ulama" Yang Bersorban Tapi Memecah Belah NKRI

Sindiran Pedas Panglima TNI Gatot Nurmantyo  : Jangan Kita Ikuti "Ulama" Yang Bersorban Tapi Memecah Belah NKRI
Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo

MajalahOnline.Club - Pesan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo mengingatkan kepada seluruh prajurit TNI dan juga seluruh komponen bangsa agar tidak mengikuti ulama yang menginginkan agar bangsa Indonesia mengalamin perpecahan.

"Kalau ada yang mencoba memecah belah bangsa dan mencaci maki dengan berpakaian seorang ulama, pasti dia bukan ulama yang sesungguhnya. Oleh karenanya jangan kita ikuti" kata Panglima TNI saat berbuka puasa bersama dengan Muspida Kota Tarakan dan juga 1.000 anak-anak yatim serta 4.000 prajurit di Islamic Center Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (18/6) demikian yang dikutip Antara.

Meskipun, orang itu berembel-embel kiai atau ulama sekalipun, namun bila dia menginginkan adanya perpecahan di Indonesia berarti orang itu sudah pasti bukan orang Islam asal Indonesia atau orang Indonesia yang belajar Islam di luar negri dan harus di hindari serta dilaporkan ke pihak yang berwajib.

"Jadi kalau ada orang yang bersorban mengaku ulama ataupun kiai sekalipun, akan tetapi selalu berbicara soal memecah belah bangsa, sudap pasti dia bukan kiai dari Indonesia atau orang tersebut belajar Islam dari luar negri" katanya.
Baca Juga : Di Indonesia Jadi DPO, Tapi Di Arab Saudi Habib Rizieg Malah Santai Dan Bertemu Dengan Para Politisi
Umat Islam atau kiai asal Indonesia tidak menginginkan adanya perpecahan dalam bangsa ini, bahkan para ulama dan kiai bersama dengan rakyat bersama-sama untuk merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari tangan penjajah pada jaman dulu.

"Sejarah kermerdekaan Indonesia, bahwa yang memerdekakan Indonesia bukan TNI. Yang berjuang untuk kemerdekaan adalah rakyat Indonesia yang mayoritas rakyatnya beragama muslim. Kalau ada yang ingin memecah belah bangsa, apalagi ingin merusak Pancasila berarti dia ulama palsu. Dalam hadits disebutkan seorang yang mukmin tidak boleh mencaci maki dan mengadu domba" ujar panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI mengaku senang dengan perolehan hasil survei bahwa TNI mendapatkan kepercayaan tertinggi dari masyarakat Indonesia.

"Bagi TNI ini bukan prestasi luar biasa, tetapi kewajiban prajurit. TNI harus selalu dekat dengan rakyat," ucap mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini.

Kedatangan Panglima TNI di Tarakan juga untuk menghadiri acara Launching Trilateral Maritime Patrol (TMP) antara Indonesia, Malaysia dan Filipina, di Lantamal XIII pada Senin (19/6).

Ketiga Menhan yakni Menhan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu, Menhan Malaysia Datuk Seri Hismammudin Hussein dan Menhan Filipina Delfin Lorenzana, dengan menyertakan para panglimanya juga menghadiri acara itu.

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/panglima-tni-jangan-ikuti-ulama-bersorban-tapi-pecah-belah-nkri.html

Editor : Tim MajalahOnline.Club





WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Jumat, 16 Juni 2017

Di Indonesia Jadi DPO, Tapi Di Arab Saudi Habib Rizieg Malah Santai Dan Bertemu Dengan Para Politisi

Di Indonesia Jadi DPO, Tapi Di Arab Saudi Habib Rizieg Malah Santai Dan Bertemu Dengan Para Politisi
Pimpinan Front Pembelas Islam (FPI) Habib Rizieg Shihab Di Arab Saudi

MajalahOnline.Club - Seperti yang diketahui sampai saat ini Habib Rizieg Shihab masih berada di Arab Saudi sedangkan dirinya sudah masuk daftar DPO di Indonesia, sepertinya Polda Metro Jaya masih kesulitan untuk memulang sang pentolan Ormas Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieg Shihab ke Indonesia. Pihak kepolisian sudah berulang kali menghimbau Habib Rizieg yang sekarang disebut sebut sedang bersantai di Arab Saudi, untuk kembali ke Indonesia dan memnjalani proses hukum atas status tersangka chat berkonten pornografi via WhatApp. Namun Habib Rizieg bergeming dengan permintaan tersebut. Alasannya, Habib Rizieg tak ingin kepulangannya ke Indonesia justru akan membuat kegaduhan karena kepolisian ngotot memproses hukum dirinya.

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan mengatakan Kapolri Jendral Tito dikabarkan sempat ingin bertandang ke Arab Saudi untuk mencari informasi tentang keberadaan Rizieg Shihab. Mengingat informasi terakhir ada yang menyebutkan bahwa Rizieg Shihab berada di Arab Saudi dan kini telah memperpanjang visanya untuk jangka waktu satu tahun kedepan.

Namun kunjungan itu tidak berlanjut karena teror bom kampung Melayu memaksa sang Kapolri untuk segera pulang ke Indonesia. "Kemarin sudah akan bertemu pak Kapolri waktu ke Arab Saudi tapi pas ada kejadian bom Kampung Melayu beliau langsung kembali ke Indonesia" ucap Iriawan di rumah Ketua DPD Oesman Sapta Odang, di jalan Karang Asem, Kuningan, Jakarta Selatan (6/6).
Baca Juga : Lahirnya Kembali Kalijodo, Akankah Kembali Seperti Dulu Lagi Wajah Kalijodo?
Kepolisian RI meminta bantuan Interpol untuk memulangkan Habib Rizieg Shihab dan Polri juga sudah mengirimkan permintaan Red Notice kepada pihak Interpol akan tetapi permintaan itu ditolak oleh pihak Interpol. Seakan tidak mau menyerah pihak Polri kembali mengirimkan permintaan untuk Blue Notice. Mekanisme untuk permintaan Blue Notice hanya untuk memastikan keberadaan dan kegiatan pimpinan ormas FPI tersebut selama berada di Arab Saudi.

"Jadi kita terbitkan blue notice untuk kita mintakan yang bersangkutan untuk dicari. Blue notice itukan isinya menanyakan di mana dia, kegiatannya apa? Posisi di mana dan kegiatannya apa," kata Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto di lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/6).

Bahkan sudah disiapkan skema untuk memulangkan paksa Rizieq dengan cara mencabut paspornya. Polda Metro Jaya masih berpikir untuk mengajukan permohonan kepada Ditjen Imigrasi untuk mencabut paspor Rizieq. Kepala Bagian Dirjen Imigrasi Agung Sampurno mengatakan bisa saja mencabut berkas visa milik Rizieq Syihab. Namun hal tersebut hanya bisa dilakukan jika pihak kepolisian melakukan meminta bantuan pihaknya. Agung mengungkapkan, ada empat wewenang yang dimiliki pihak imigrasi, salah satunya adalah pencabutan paspor Rizieq, sekalipun masih berada di Arab Saudi.

Di Indonesia Jadi DPO, Tapi Di Arab Saudi Habib Rizieg Malah Santai Dan Bertemu Dengan Para Politisi
Di Indonesia Jadi DPO, Tapi Di Arab Saudi Habib Rizieg Malah Santai Dan Bertemu Dengan Para Politisi
"Kewenangan kami itu bisa dimanfaatkan Polisi kalau mereka mau, pertama pencabutan paspor, pembatalan paspor, penarikan paspor, serta permohonan paspor," katanya di kantornya kepada merdeka.com, Selasa (13/6).

"Pencabutan paspor bisa kita lakukan meski orang itu di luar negeri, dengan alasan yang bersangkutan telah menjadi tersangka, dampaknya jika ditarik status keimigrasiannya yang bersangkutan menjadi undocument person, itu berati dia bisa ditindak sesuai dengan aturan imigrasi dari negara di mana dia berada berupa penahanan atau deportasi, di situ celahnya," jelasnya.

Meski posisinya berada di Tanah Suci, Rizieq mengaku selalu memantau perkembangan di tanah air. Hal itu disampaikan Rizieq saat memberikan kultum streaming yang digelar di markas FPI. Belum lagi pengacaranya selalu memberikan informasi terkini mengenai perkembangan kasus yang menjeratnya.

"Karena itu dari tanah suci saya tetap memonitor, saya tetap mengontrol, saya tetap terus mengikuti semua perkembangan yang terjadi di Indonesia," ujar Rizieq.

Meski Kepolisian RI sibuk mencari tahu keberadaannya dan segala kegiatannya, ternyata Rizieq tetap santai di Arab Saudi. Pengacara yang mendampinginya menyebutkan, agenda Rizieq di Tanah Suci cukup padat. Mulai dari menghadiri jamuan makan yang diadakan warga Indonesia di Arab Saudi, melakukan sesi wawancara dengan radio Arab berbahasa Indonesia, konsolidasi dengan pengacaranya, hingga pertemuan dengan para politisi dan tokoh lainnya.

"Selasa kemarin sampai menjelang subuh memenuhi beberapa undangan dari pejabat dan ulama di Saudi," ujar Sugito.
Baca Juga : Lokasi Asal Pembuatan Situs "BaladaCintaRizieg" Sudah Terlacak Oleh Polisi
Rizieq beberapa kali menerima tamu baik tokoh agama maupun politisi di hotel tempatnya menginap. Salah satunya pertemuan dengan pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Pertemuan itu dilakukan di salah satu hotel tak jauh dari Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro menjelaskan, pertemuan tersebut terjadi Rabu (14/6) setelah salat Maghrib.

Sugito menyebut pertemuan itu dalam rangka silaturahmi. Tidak hanya Amin Rais yang bertemu dengan Habib Rizieq. Putra Amien yakni Hanafi Rais, anggota Komisi I DPR juga turut hadir dan berdiskusi. "Betul, kemarin kan baru bertemu Amien Rais," kata Sugito ketika dihubungi merdeka.com, Kamis (15/6).

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membicarakan sejumlah persoalan di tanah air. Sugito menyampaikan, Amien dan Rizieq juga berdiskusi soal penegakan hukum yang dinilai tebang pilih dan mengincar orang-orang yang tak sejalan dengan pemerintah. "Terkait yang dianggap tidak pro dengan pemerintahan kecenderungan di kriminalisasi dan dipermasalahkan secara hukum," kata Sugito.

Rizieq tak hanya bertemu Amien Rais. Dia juga bertemu dengan para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufrie dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini tampak dalam foto juga bertemu dengan Rizieq. Pertemuan itu dibenarkan oleh pengacara Rizieq, Sugito.

Di Indonesia Jadi DPO, Tapi Di Arab Saudi Habib Rizieg Malah Santai Dan Bertemu Dengan Para Politisi
Di Indonesia Jadi DPO, Tapi Di Arab Saudi Habib Rizieg Malah Santai Dan Bertemu Dengan Para Politisi
Dalam foto yang dibagikan Sugito, Salim Segaf tampak tengah berbincang empat mata serius dengan Rizieq di sebuah kamar hotel. Keduanya tampak akrab, bahkan saling berpegang tangan. "Habib Rizieq Syihab dan PKS sepakat jaga NKRI dalam naungan Islam yang Rahmatan Lil Alamin," tulis Sugito dalam pesan singkatnya.'

Tidak hanya bertemu politisi, Rizieq juga bertemu dengan Ketua Yayasan Al Manarah Al Islamiyah, Syaikh Khalid Al Homoudi dan Zakir Naik, Selasa (14/6). Rizieq diundang menghadiri kegiatan ta'ziah meninggalnya ibu Syekh Khalid. Dalam foto yang didapat merdeka.com dari kuasa hukum Rizieq, Sugito, terlihat kliennya mengenakan gamis serba putih ikut berbincang dengan Syaikh Khalid dan Zakir Naik. Terlihat juga anak Zakir Naik. Acara berlangsung di Syaikh Khalid.

Sugito mengatakan, kliennya dan Zakir Naik banyak bercerita terkait banyak hal. Rizieq juga sempat mengucapkan terima kasih pada Zakir Naik atas kedatangannya ke Indonesia. "Zakir Naik juga bangga dengan perjuangan Habib Rizieq selama ini," kata Sugito ketika merdeka.com, Rabu (14/6).

Sumber : https://www.merdeka.com/peristiwa/dicari-polisi-rizieq-santai-bertemu-politisi-di-saudi.html
Editor : Tim MajalahOnline.Club





WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Kamis, 08 Juni 2017

Lokasi Asal Pembuatan Situs "BaladaCintaRizieg" Sudah Terlacak Oleh Polisi

Lokasi Asal Pembuatan Situs "BaladaCintaRizieg" Sudah Terlacak Oleh Polisi
Habib Rizieg Shihab Dan Firza Husein

MajalahOnline.Club - Pihak kepolisian dalam kasus "BaladaCintaRizeg" Polda Metro Jaya telah berhasil melacak lokasi tempat pembuatan situs "BaladaCintaRizieg" yang memposting chat via WhatsApp berkonten pornografi yang sekarang sedang menjerat nama Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieg Shihab dan Firza Husein.

Tempat asal pembuat situs di ketahui berasal dari negara Amerika Serikat, Situs itu yang menjadi awal mula kasus yang menyeret nama Imam Besar Front Pembela Islam  (FPI) Habib Rizieg Shihab dan Firza Husein sebagai tersangka kasus dugaan pornografi.

"Itu asalnya dari luar negri, dari Amerika, Anonymous. Kami sedang melakukan penyelidikkan" ungkap Irjen Pol Mochamad Iriawan di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (8/6/2017).

Situs tersebut yang memuat konten pornografi dan terdapat foto seorang perempuan telanjang dan disertai percakapan yang berunsur pornografi antara orang yang diduga Habib Rizieg Shihab dan Firza Husein. Selanjutnya kata Irjen Pol Iriawan untuk melacak pembuat situs itu memang tidak mudah sebab pembuatan situs itu berasal dari luar negri bukan di Indonesia.
Baca Juga : Permohonan Red Notice Rizieg Shihab Belum Dikabulkan Oleh Pihak Interpol

"Ya itu kan dari luar negri, kami tidak gampang untuk melacaknya, kalau didalam negri enak, kami bisa langsung melacaknya, nah kalau dari luar negri kan kami harus koordinasi dengan mereka" ungkap Iriawan.

Polisi sampai saat ini sedang berupaya berkoordinasi dengan Federal Bureau Of Investigation (FBI) serta koordinasi dengan Pemerintah Amerika Serikat, negara tempat pembuatan situs tersebut.

"Kan sudah saya katakan, ini mesti koordinasi dengan pemerintah setempat, tidak bisa sesuka kita, semua ada tahapan dan aturan tersendiri, tak segampang itu. Yang jelas kami lakukan terus penyelidikannya" ucap Iriawan.

Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolitan/2017/06/08/polisi-sudah-ketahui-lokasi-asal-pembuat-situs-baladacintarizieq

Editor : Tim MajalahOnline.Club






WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Selasa, 06 Juni 2017

Lahirnya Kembali Kalijodo, Akankah Kembali Seperti Dulu Lagi Wajah Kalijodo?

Lahirnya Kembali Kalijodo, Akankah Kembali Seperti Dulu?
Bangunan liar semipermanen di kolong Tol Pluit, Pejagalan, Jakarta Utara

MajalahOnline.Club - Bagi yang belum pernah main ataupun yang sudah pernah main ke RPTRA Kalijodo, Untuk saat ini cobalah anda main ke RPTRA Kalijodo sekarang, suasananya makin ramai, setiap sore anak-anak pada berkumpul untuk menikmati berbagai kegiatan. Lokasi yang sekarang jadi taman bermain itu dulunya adalah bekas komplek pelacuran Kalijodo yang sangat terkenal sejak jaman dulu.

Kalijodo ini sendiri pernah diceritakan dalam novel yang berjudul Cau Bau Kan karya penulis Remy Silado yang dalam bahasa Hokkian Cau Bau Kan yang di artikan sebagai perempuan namun pada jaman belanda makna Cau Bau Kan diartikan sebagai perempuan simpanan dan orang Jakarta kemudian menyebutkannya dengan Cabo.

Menurut cerita dulu sering ada pesta air atau yang disebut dengan Peh Cun yang di selenggarakan di Kali Angke. Setiap perayaan anak-anak muda selalu berdatangan untuk merayakan pesta air tersebut. Mereka naik perahu dan saling melemparkan kue terigu yang berisi kacang ijo, dari pesta anak muda itulah mereka berinteraksi mencari pasangan masing-masing maka lokasi sungai tempat diadakan pesat air (Peh Cun) itulah sampai sekarang di kenal sebagai Kalijodo.

Seiring berjalannya waktu ke waktu Kalijodo bergeser menjadi tempat atau komplek pelacuran. Orang yang berdatangan ke tempat tersebut bukan mencari jodoh untuk sehidup semati melainkan untuk mencari jodoh hanya untuk semalam saja bahkan ada yang cuma sejam atau dua jam saja. Di Jakarta nama Kaljodo merupakan komplek pelacuran yang tertua dan terbesar.

Kemudian dengan munculnya Ahok sebagai Gubernur DKI komplek pelacuran, lokasi perjudian, bar-bar remang remang yang tidak berijin itu kemudian digusur oleh Ahok. Lokasi maksiat tersebut kemudian di sulap dan dibangun RPTRA dengan desain yang bagus dan modern. Maka sempat pada suatu masa nama Kalijodo sempat memiliki makna yang positif di telinga warga DKI Jakarta.
Baca Juga : Mendadak Pergi Umroh Anies, Amien Dan Prabowo Dikabarkan Akan Bertemu Habib Rizieg Di Arab Saudi.
Akan tetapi nasib Kalijodo mungkin sudah ditakdirkan atau digariskan  kelam dari sejak lama. aplagi setelah Pilkada DKI dan Ahok-Djarot yang kemudian dikalahkan dengan isu agama. Kalijodo yang sudah dirubah oleh Ahok kini kelihatan mulai menampakkan wajah lamanya kembali seiring dengan mulai dibangun kembali bedeng bedeng lokalisai baru yang berada persis dibawah jalan layang tol Pluit - Tomang.

Gubernur terpilih Anies sendiri pernah berpidato di RPTRA Kalijodo itu yang mengecam tindakan penggusuran Kalijodo pada masa akhir kampanyenya, dia menjanjikan tidak akan menggusur Kalijodo. Kita tidak tahu apakah dengan kembalinya berdiri kafe remang-remang yang tiap malam mengeluarkan suara musik jedag-jedug ini sebagai respon nakal dari pidato kampanye Anies dulu?

Rasanya agak berlebihan juga jika kita berkesimpulan demikian. Tapi yang pasti pada salah satu kampanye Anies-Sandi dulu, Daeng Azis yang sebagai penguasa Kalijodo lama kelihatan menghadiri kampanye tersebut.

Yang paling menarik seperti yang ditulis oleh www.mediaindonesia.com meski pada bulan Ramadhan kegiatan yang ada dilokalisasi yang baru ini tidak terlihat sepi seperti kesaksian salah satu penghuni lokalisai yang berhasil kami wawancari ini. Disini tetap ramai mas. Malam minggu lalu saja baru pukul 23.00 saya sudah melayani lima tamu" ungkap LN seorang pekerja seks komersial.

Menurut LN bos pemilik kafe tempat dia bekerja adalah orang yang sama dengan pemilik kafe pada waktu dilokasi yang lama dalam arti orang orang yang sama juga pada waktu digusur oleh Ahok dulu. Kini mendapatkan angin segar. Memang sih Gubernur terpilih belum dilantik sementara Gubernur yang lama yang berhasil menghapus lokalisasi dan komplek pelacuran di Jakarta jadi tahanan.

Namun disisi lain para alumni 212 dan juga para pembela agama masih berada dalam suasana euforia kemenangannya. Sekarang meereka malah sedang sibuk membangun minimarket dan jualan minyak goreng. Soal Kalijodo yang sudah cantik dan modern ini akan kembali menjadi daerah yang kelam dan hitam ini tidak ada lagi yang peduli.

Kini RPTRA Kalijodo suara anak anak masih terdengar bermain dan ketika waktu beranjak malam bedeng kafe Dangdut di seberang RPTRA mulai terdengar sampai kemana mana.

Sumber : http://www.gerilyapolitik.com/kalijodo-reborn/

Editor : Tim MajalahOnline.Club






WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino Online

Share:

Senin, 05 Juni 2017

Mendadak Pergi Umroh Anies, Amien Dan Prabowo Dikabarkan Akan Bertemu Habib Rizieg Di Arab Saudi

Mendadak Pergi Umroh Anie, Amien Dan Prabowo Dikabarkan Akan Bertemu Habib Rizieg Di Arab Saudi
Prabowo, Anies Dan Amien Rais 

MajalahOnline.Club - Dikabarkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur Terpilih Anies Baswedan bertolak ke Mekkah untuk menjalankan ibadah umrah. Namun terakhir beredar kabar bukan hanya Prabowo dan Anies saja yang berangkat ke Mekkah namun terdengar kabar bahwa Amien Rais juga akan melakukan ibadah umrah pada tanggal 8 Juni mendatang.

Menurut kabar yang beredar mereka semua melakukan ibadah umrah mempunyai tujuan tertentu yaitu untuk menemui Habib Rizieg Shihab yang sudah lama menunggu kedatangan mereka di Mekkah, Arab Saudi.

Habib Rizieg Shihab yang di kabarkan merupakan tameng mereka dari kesuksesan dan keberhasilan Pilkada DKI Jakarta 2017 mulai mengancam mereka semua bahwa dia akan membongkar semua hal yang berkaitan dengan Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

Dikarenakan semua para pendana Habib Rizieg yang sampai sekarang tidak kunjung mengambil tindakan untuk membebaskan dia dari kasus pornografi yang kini sedang membelit dirinya oleh karena itu terdengar segelintir kabar bahwa Habib Rizieg mulai mengumbar ancaman untuk para pendananya dan juga akan membongkar semuanya.
Baca Juga : Permohonan Red Notice Rizieg Shihab Belum Dikabulkan Oleh Pihak Interpol
Habib Rizieg juga meminta kepada pendananya untuk mendanai 1 juta umatnya untuk rencan menjemputnya di bandara Soekarno-Hatta ketika dia pulang ke Indonesia, bila tidak Habib Rizieg tidak segan segan untuk membongkar semua kebusukkan yang terjadi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Habib Rizieg juga meminta para pendananya untuk segera bertolak ke Mekkag untuk melakukan pertemuan dengan dirinya, karena Habib Rizieg merasa dia berkorban menjadi tameng politik demi kepentingan politik para pendananya dan Habib Rizieg sekarang tidak berani untuk pulang ke Indonesia.

Oleh sebab itu Habib Rizieg sekarang sedang mencari dukungan dari seluruh umatnya untuk menggempur Indonesia agar kasusnya ditutup. Alumni 212 yang ditunjuk sebagai pion politik akan melakukan aksi bela Habib Rizieg pada tanggal 9 Juni nanti dikabarkan juga sudah didani oleh para pendananya. Dengan alasan kriminalisasi ulama karena menurut pandangan para alumni 212 jika ulama yang melakukan hal yang berbau pornografi itu adalah hal yang wajar karena di lakukan berdasarkan rasa suka sama suka,

Lalu bagaimana dengan kasus ariel itu bukan dilakukan dengan rasa suka sama suka? dan dia tetap di proses secara hukum? Sungguh aneh pernyataan alumni 212 dan sama sekali tidak masuk akal.

Sumber : http://www.gerilyapolitik.com/anies-prabowo-amien-mendadak-umroh-mau-menemui-rizieq/

Editor : Tim MajalahOnline.Club






WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Minggu, 04 Juni 2017

Permohonan Red Notice Rizieg Shihab Belum Dikabulkan Oleh Pihak Interpol

Permohonan Red Notice Rizieg Shihab Belum Dikabulkan Oleh Pihak Interpol
Polri dan Kepolisian Internasional (Interpol)

MajalahOnline.Club - Pihak Interpol masih mengkaji permohonan pihak polisi untuk penerbitan red notice yang diajukan Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieg Shihab.

Pihak Interpol sendiri sedang mengkaji permohonan tersebut didalam lembaga kepolisian internasional tersebut. Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasito pihaknya masih belum dapat memastikan kapan pengajuan tersebut bisa diterima pihak Interpol.

"Semua itu tergantung dari mereka, dari Interpol Indonesia sudah mengajukan dan sekarang tinggal nunggu mereka (Interpol Pusat) untuk mengkaji dan menentukan kasus ini sudah layak atau belum" ujar Setyo saat di komfirmasi oleh wartawan hari Minggu (4/6/2017).

Setyo mengatakan Polri tidak bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh Interpol untuk mengkaji kasus ini dan mengabulkan permohonan penyidik Polda metro Jaya.

Baca Juga : Firza Husein Curhat Ingin Di Jadikan Istri Oleh Rizieg Shihab Namun Rizieg Sekarang Tidak Berani Pulang

"Semua itu tergantung dari kasus dan tidak ada batas waktunya" kata Setyo. Begitu juga dengan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengaku belum menerima informasi dari pihak Interpol sampai saat ini.

"Kita tidak bisa intervensi pihak Interpol ya, semua itu kewenangan pihak Interpol itu sendiri" kata Argo.

Agro juga menegaskan pihaknya akan tetap fokus pada pengembangan proses penyidikan kasus pornografi yang diduga melibatkan nama Imam Besar Front Pembela Islam dengan muridnya.

Sumber : http://www.tribunnews.com/internasional/2017/06/04/interpol-belum-kabukan-permohonan-red-notice-polri-atas-rizieq-shihab

Editor : Tim MajalahOnline.Club






WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ Online, Agen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Minggu, 30 April 2017

Pertama Hoax Undangan Raja Salman, Kini Hoax Rizieg Di Incar Sniper, Besok Apa Lagi Ya

Pertama Hoax Undangan Raja Salman, Kini Hoax Rizieg Di Incar Sniper, Besok Apa Lagi Ya
Teror Sniper Untuk Habib Rizieg

Majalah Online, Jakarta - Menurut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieg Shihab dan keluarganya merasa di teror (mungkin sudah kebanyakan dosa dan musuh). Tokoh yang terkenal dengan panggilan Habib Rizieg ini bahkan sudah menjadi sasaran penembak jitu alias Sniper sehingga ia dan keluarganya terpaksa mengungsi ke luar negri.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Presidium 212 Ustaz Ansufri ID Sambo saat mendatangi kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (28/4). Habib Rizieg meninggalkan tanah air gara-gara ditembak sniper ujarnya (Loh katanya di undang Raja Salman mana yang benar nih....).

Sambo sendiri menjelaskan, insiden penembakan itu sendiri terjadi pada hari selasa (25/4) "Untungnya meleset dan mengenai pendopo" sambungnya.

Baca Juga : Rizieg Umroh, Jurus Pamungkas Untuk Mengelak Gak Ikut Demo Dikarenakan Videonya dengan Firza Akan Disebar

Sambo juga mengatakan, Rizieg dan keluarganya sudah merasa tidak nyaman lagi berada di Indonesia (Alasan saja untuk menghindar pemeriksaan pihak polisi).

Karenanya ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) itu mengajak istrinya SyarifahFadlun bin Yahya dan keluarganya ke mancanegara dengan alasan umrah.

"Habib sudah merasa tidak aman lagi berada di tanah air, Beliau bawa 18 keluarganya ke luar negri" paparnya.

Sebelumnya anggota Tim Advokasi Hukum GNPF-MUI Kapitra Ampera juga mengatakan kepergian Rizieg Ke luar negri, Hanya saja katanya Rizieg pergi ke tanah suci untuk umrah.

"Habib sekeluarga di Madinah sekarang ini, umrah" katanya, Kamis (27/4).

Seperti diketahui, Rizieg saat ini juga masuk dalam daftar panggil di kepolisian untuk saksi kasus Balada Cintanya dengan Firza Husein yaitu kasus chat percakapan porno. Beberapa waktu lalu Polda Metro Jaya sudah pernah memanggil Rizieg sebagai saksi bagi Firza.

Namun, Rizieg dan Firza keduanya tidak hadir dan meminta penjadwalan ulang. Dia bahkan berjanji akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada 2 atau 3 Mei mendatang.

Sumber : http://www.gerilyapolitik.com/setelah-hoax-undangan-raja-salman-kini-hoax-rizieq-mengungsi-karena-diincar-sniper




WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online

Share:

Kamis, 27 April 2017

Rizieg Umroh, Jurus Pamungkas Untuk Mengelak Gak Ikut Demo Dikarenakan Videonya dengan Firza Akan Disebar

Rizieg Umroh, Jurus Pamungkas Untuk Mengelak Gak Ikut Demo Dikarenakan Videonya dengan Firza Akan Disebar
Anonymous vs Rizieg Shihab

Majalah Dewasa, Jakarta - Video Rizieg dan Firza masih disimpan dan belum dikeluarkan dan kalau Rizieg makin tidak bisa di kontrol barulah videonya akan diliris.

Akan tetapi Rizieg tidak bisa mengelak dari tuntutan para pendukungnya yang harus ikut demo untuk jatuhkan Jokowi dengan dalih demo kasus Ahok.

Setelah memutar otak untuk mencari alasan untuk tidak ikut Aksi Demo besok akhirnya Rizieg mendapatkan alasan untuk tidak ikut aksi demo besok dengan berpergian dari Indonesia dengan alasan menjalankan ibadah umroh.

Pentolan ormas Front Pembela Islam (FPI) Rizieg Shihab dipastikan tidak hadir dalam aksi jalan kaki yang akan digelar oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI yang rencananya akan di gelar besok, Jumat 28/01/2017 karena tengah melaksanakan ibadah umrah.

Mengenai informasi tentang ibadah umrah ini sendiri disampaikan oleh Anggota Tim Advokasi Hukum GNPF MUI Kapitra Ampera. Dia menyatakan bahwa Rizieg dan istrinya Syarifah Fadlun tengah melaksanakan ibadah umrah pada pekan ini.

"Habib Rizieg Shihab sekeluarga lagi Di Madinah sekarang, lagi umrah" kata Kapitra kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Jakarta, Kamis (27/4).

Baca Juga : Antara Rizieg, Ahok dan Ariel Disini Terlihat Mana Yang Lelaki Sejati

Kapitra menuturkan Rizieg sekeluarga, direncanakan pulang ke Indonesia pada minggu depan.

Diketahui GNPF merancang aksi salat jumat dan doa bersama terkait dengan kasus dugaan penodaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Usai salat jumat peserta aksi akan melakukan aksi long march jalan kaki menuju Pengadilan Negri Jakarta Utara di kawasan Gajah Mada.

Dalam aksi itu mereka juga memprotes tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Ahok yakni 1 tahun pidana penjara karena dianggap membenci satu golongan, Forum Umat Islam misalnya memprotes seharusnya Ahok dituntut 5 tahun karena dianggap bersalah menodai agama.

Polda Metro Jaya Akan Memantau Aksi

Dikabarkan terpisah Polda Metro Jaya sendiri akan memantau pergerakan aksi GNPF MUI besok, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan bahwa pihaknya akan menurunkan personel di titik titik yang akan di lalui peserta aksi besok.

"Baik lokasinya, rute serta jalannya akan kami antisipasi semuanya besok" kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/4).

Argo sendiri tidak merinci berapa jumlah personel yang akan diturunkan besok untuk mengawal aksi ini dengan alasan sampai saat ini GNPF belum menyampaikan surat pemberitahuan dan jumlah peserta aksi besok ke Polda Metro Jaya.

Sumber : http://www.gerilyapolitik.com/rizieq-umroh-buat-ngeles-gak-ikut-demo-karena-videonya-dengan-firza-akan-disebar/

Baca Juga : 16 Titik Lekuk Tubuh Firza Dan Forensik Suara Yang Akan Membuktikan Keaslian Kisah Balada Cinta Rizieg



WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online


Share:

Rabu, 26 April 2017

Bukan Saja Karangan Bunga Yang Membanjiri Balai Kota, Warga Juga Memblludak Membuat Protokol Keamanan Kewalahan

Bukan Saja Karangan Bunga Yang Membanjiri Balai Kota, Warga Juga Memblludak Membuat Protokol Keamanan Kewalahan
Warga Membludak Di Balai Kota Jakarta
Majalah Dewasa, Jakarta - Suasana Balai Kota Jakarta pagi ini, Rabu 26 April 2017 tidak seperti biasanya, hari ini Balai Kota Jakarta dipenuhi dengan berbagai ragam karangan bunga dan warga yang berdatangan membanjiri Balai Kota Jakarta tempat yang biasa mereka gunakan untuk berkeluh kesah kepada Gubernur DKI Jakarta setiap paginya.

Warga membludak datang ke Balai Kota mengakibatkan Protokol Gubernur DKI , Biro Kepala Daerah Kerja Sama dan Hubungan Luar Negri (KDHKLN), Biro Umum hingga petugas pengamanan dalam serta polisi kesulitan mengatur warga yang berdatangan hanya ingin berfoto dengan sang Gubernur Fenomenal ini, Diperkirakan sekitar 500 orang warga yang datang ke Balai Kota hari ini.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, Pendopo Balai Kota saat ini dipenuhi warga mulai dari halaman sampai kedalam Balai Kota. Mereka yang masuk ingin berfoto bersama dan bersalaman dengan Ahok. Pak Ahok harus duduk untuk berfoto bersama kemudian berdiri diujung pintu guna bersalaman dengan mereka. Para ajudan pun tampak kerepotan mengatur warga. Sayanganya tidak semua warga bisa berfoto karena keterbatasan waktu.

Para warga sudah mulai berdatangan sejak pukul 05.15 WIB hingga pukul 07.00 WIB warga terus berdatangan membludak ke Balai Kota. Tidak hanya warga, karangan bunga tanda ucapan terima kasih juga terus berdatangan dan dipajang hingga ke tepi jalan Merdeka Selatan.

Kepala KDHKLN DKI Jakarta, Muhammad Mawardi tidak menyangka hari ini warga banyak berdatangan ke Balai Kota. Pihaknya tidak memilikki psersiapan apapun. "Saya tidak menyangka warga bisa begitu banyak datang ke Balai Kota, biasanya tidak begitu banyak. Kami akhirnya siapkan kursi secukupnya untuk berfoto" ujar Mawardi di Balai Kota, Rabu (26/4).

Ia mengatakan, banyaknya warga ke Balai Kota bukan permintaan Pak Ahok sendiri, Hal tersebut sebagai wujud apresiasi masyarakat. Berdasarkan perhitungannya ada sekitar 500 orang lebih warga yang datang ke Balai Kota hari ini.

Ia mengimbau kepada warga bahwa Pak Ahok masih akan bekerja hingga masa jabatannya berakhir Oktober 2017 nanti. Dengan demikian warga masih datang ke Balai Kota diwaktu lain. "Antisipasi ya, kami lihat warga yang akan memberi support kepada Pak Ahok. Kalau jumlahnya seperti ini kami akan tata, tempatnya tetap disini (Ruang Tamu) lebih baik Plotting di pendopo sehingga masuk lebih tertib" katanya.

Akibat membludaknya warga yang berdatangan ke Balai Kota, ada sebagian warga yang pingsan, Namun sudah ditangani oleh petugas Pelayanan Kesehatan (YanKes) Balai Kota. Dia mengakui, pihaknya kesulitan mengatur warga karena ada yang ingin berfoto dua sampai tiga kali. Oleh sebab itu ke depan akan di persiapkan lebih baik lagi.

Salah seorang warga yang datang ke Balai Kota Hermina Samosir (57) mengaku datang jauh jauh dari medan untuk bertemu Pak Ahok, Sayangnya, ia tidak sempat berfoto, "Saya tidak tahu banyak begini, Mau bertemu Pak Ahok saja. tak tahunya tidak bisa berfoto padahal saya besok pulang ke Medan" katanya.

Ia mengidolakan Pak Ahok karena kinerjanya baik dan ia mengaku pernah tinggal di Jakarta selama 25 Tahun dan kembali ke Medan pada tahun 2006. "Baru ini saya datang lagi ke Jakarta dan kulihat semuanya bersih dan rapi. Dulu di Kalimalang sampah, sekarang aku lewat sudah bagus dan bersih. Aku senang sejak Ahok Gubernur kulihat semua kota bagus. Aku lihat kinerjanya" pungkas dia.

"Ahok memang bukan cina biasa, God Bless You Pak Ahok"

Saksikan videonya disini :



Sumber : http://www.beritasatu.com/aktualitas/427253-warga-membeludak-di-balai-kota-untuk-bertemu-ahok-protokol-kewalahan.html

Baca Juga :




WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Selasa, 25 April 2017

Pledoi Ahok : Saya Ibarat Ikan Nemo Yang Terus Berjuang Walau Tahu Resiko Dirinya Akan Mati

Pledoi Ahok : Saya Ibarat Ikan Nemo Yang Terus Berjuang Walau Tahu Resiko Dirinya Akan Mati
Ahok Dan Animasi Film "Finding Nemo"
Majalah Dewasa, Jakarta - Hari ini Gubernur DKI Jakarta Ahok akan membacakan Pledoinya sendiri pada sidang kasus Penodaan Agama Di Auditorium Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dalam pembacaan pledoinya yang dibacakan sendiri oleh Ahok dia mengibaratkan bahwa dirinya sebagai ikan kecil Nemo yang berenang di Jakarta.

Pada pledoi yang berjudul sangat dramatis ini "Tetap Melayani Walaupun Di Fitnah", Ahok menceritakan pengalamannya selama kepemimpinannya di Jakarta dalam melayani masyarakat Jakarta meski sering kali di fitnah. Pengalaman yang ia ceritakan adalah tentang pertanyaan seorang anak TK kepadanya.

Berbicara mengenai melayani orang lain, saya ketika ada seorang anak TK yang menemui saya di Balai Kota, saat itu ada seorang anak TK bertanya kepada saya, "Saya ingin bertanya kepada bapak kenapa bapak melawan semua orang, melawan arus dan ribut sama semua orang" ujar Ahok di hadapan majelis hakim Pengadilan Negri Jakarta Utara, Di Kementan Selasa, 25 April 2017.

Ahok mengaku sempat kebingungan menjawab pertanyaan anak TK tersebut sebab yang bertanya itu adalah seorang anak TK. Saya waktu itu sempat bingung untuk menjawab anak TK tersebut" Kata Ahok.

Ahok sempat ditegur oleh Hakim Dwiarso Budi Santiarto menegur Ahok karena menganggap bahwa cerita itu adalah diluar nota pembelaan yang sudah disusun. "Saudara terdakwa, saudara jangan keluar dari apa yang Saudara baca, Karena yang anda baca itu ditulis disitu" ujar majelis hakim.

Tapi Ahok melanjutkan ceritanya. "Kemudian saya mengajak mereka ke Balai Kota untuk menonton cuplikan film Finding Nemo, ujar Ahok.

Lalu Ahok menjelaskan dalam cerita film itu, ia ingin menunjukkan pesan moral yang ada di film itu kepada anak-anak mengenai salah satu cuplikan film tersebut dimana ada satu adegan Nemo kecil yang masuk kedalam jaring nelayan bersama ikan ikan lainnya, Nemo yang bermaksud menolong ikan lainnya mengajak ikan ikan lainnya untuk berenang kebawah supaya jaring nelayan itu tidak bisa terangkat.

Akan tetapi tidak semua ikan mau menuruti ajakan Nemo untuk berenang kebawah. Ahok mengibaratkan dirinya sebagai ikan Nemo kecil itu dan masyarakat sebagai ikan ikan lainnya yang mudah sekali megikuti arus. Yang benar itu harus berenang kebawah tapi semua ikan ikut jaring keatas dan kalau dibiarkan ikut keatas, ikan ikan ini akan mati atau tidak ? kata Ahok.


Ahok lalu menceritakan dirinya ibarat ikan Nemo kecil itu, Meski tahu resiko 'mati' ketika ia berusaha menyelamatkan namum ia tetap berusaha walaupun tidak akan pernah ada yang berterima kasih kepadanya setelah berhasil dan ia tetap tidak kecewa.

"Jadi inilah yang harus kita lakukan, sekalipun kita melawan arus semua, melawan semua orang, berbeda arah kita harus tetap teguh pada pendirian kita, semua tidak jujur tidak apa apa asalkan kita sendiri itu jujur" kata Ahok,

Ahok menceritakan setelah ia menceritakan pesan moral tersebut kepada anak anak TK tersebut ia mendapatkan tepuk tangan dan tepuk tangan itu kata dia memberi dia penghiburan dan kekuatan baru untuk terus berani melawan arus demi kebaikkan mesti nantinya akan dilupakan juga.

"Tuhan mengetahui hati saya, saya ibaratnya hanya seekor ikan kecil Nemo ditengah tengah kota Jakarta yang akan terus menolong yang miskin yang membutuhkan pertolongan walaupun saya di fitnah dan dicaci maki, dihujat hanya karena perbedaan agama dan kepercayaan saya, saya akan melayani masyarakat Jakarta dengan kasih dan tulus" kata Ahok.

Dalam perkara ini Ahok dituntut hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun. Ia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 156 KUHP.

Terima kasih pak Ahok selama 5 tahun ini sudah berjuang untuk warga DKI Jakarta,

Sumber : https://nasional.tempo.co/read/news/2017/04/25/063869228/dalam-pledoi-ahok-ibaratkan-dirinya-ikan-nemo-hakim-menegur

Baca Juga :




WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Jumat, 14 April 2017

Video Djaort Diusir Oleh Pendukung Anies Dari Masjid Usai Salat Jumat, Sungguh Terlalu



Majalah Dewasa, Jakarta - Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat buru-buru keluar dari Masjid Jami Al Atiq di Tebet, Jakarta Selatan. Djarot mendapat penolakan dari sejumlah jamaah masjid tersebut.
Seusai salat, keadaan menjadi gaduh. Djarot keluar dari dalam masjid diiringi dengan teriakan takbir dan penolakan. Sebagian jemaah pun terlihat memberikan tanda ‘OK OCE’ dengan menggunakan tangan mereka.
Kejadian tersebut terjadi seusai Djarot menunaikan salat Jumat. Beberapa jamaah dan takmir masjid berteriak meminta Djarot secepatnya keluar dari masjid sambil ngucap takbir.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar,” teriak beberapa jamaah yang menolak Djarot di masjid tersebut, Jumat (14/4/2017).

“Usir, usir, usir,” sahut jemaah lain.

Namun, Djarot hanya tersenyum kepada warga yang menolak kehadirannya. Meski ada yang menolak, namun tidak sedikit warga yang tetap menerima kehadiran Djarot. Mereka asik berfoto dan bersalaman dengan Djarot walaupun di dalam masjid beberapa warga berteriak mengusir Djarot.

Menurut Djarot, awalnya kehadiran dia di masjid tersebut mendapat sambutan yang hangat dari para jamaah. Bahkan jamaah yang sudah berada di dalam masjid sempat berfoto dan bersalaman dengannya sebelum salat Jumat dimulai.

“Jemaahnya baik, tadi salaman foto-foto. Mungkin takmirnya baru tahu pas banyak orang salaman dan foto-foto sama saya. Sehingga ya pidatolah di situ,” ujar Djarot usai salat Jumat.

Namun, kejadian tak enak itu mulai terjadi saat takmir masjid mengetahui kehadiran Djarot di masjid tersebut. Saat usai membacakan laporan keuangan, takmir masjid langsung mengubah pidatonya menjadi provokatif.

“Mereka yang memilih pemimpin seorang nasrani atau yahudi itu orang munafik. Bila kita memilih orang non muslim sementara ada orang muslim sebagai pilihan, itulah kita dicap jadi seorang munafik,” ujar takmir masjid saat mengetahui kehadiran Djarot.

Sungguh Terlalu....sikap yang mencoreng agama Islam...

Sumber : http://www.gerilyapolitik.com/usai-salat-jumat-djarot-diusir-oleh-pendukung-anies-dari-dalam-masjid/


Baca Juga :
Share:

Rabu, 12 April 2017

Debat Pamungkas Pilkada DKI Jakarta Putaran Kedua, Debat Untuk Merebut Hati Warga DKI Jakarta

Debat Pamungkas Pilkada Jakarta Putaran Kedua, Debat Untuk Merebut Hati Warga DKI Jakarta
Debat Pilkada DKI Putaran Kedua
Majalah Dewasa, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akan menyelenggarakan debat pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada hari ini Rabu, 12 April 2017 nanti malam. KPU telah menyiapkan tema umum pada debat tersebut yaitu "Dari Masyarakat Untuk Jakarta" dengan tema besar kesenjangan dan keadilan sosial, penegak hukum, dan bonus demografi.

Debat pada pilkada DKI putaran kedua yang akan di moderasi oleh presenter cantik Ira Koesno ini hanya dilakukan satu kali, Debat dibagi menjadi tiga bagian dengan durasi 120 menit. Yang baru dari debat kali ini adalah dilibatkannya partisipasi masyarakat secara langsung.

KPU DKI akan mengundang kelompok masyarakat yang bisa bertanya langsung kepada kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut.

Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno menyatakan tim independen KPU DKI akan menyeleksi siapa masyarakat yang diundang pada debat Pilkada DKI putaran dua. "Tentunya, mereka adalah yang tidak terafiliasi oleh timses mana pun. Pertanyaan yang diajukan adalah pertanyaan yang sudah tersaring," terang Sumarno.

Info selengkapnya dapat disimak pada infografis berikut ini.


Sumber : http://news.liputan6.com/read/2917428/merebut-hati-warga-jakarta-di-debat-pamungkas



Baca Juga :



WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online

Share:

Minggu, 09 April 2017

Dimana FPI dan FUI ketika Anies Berbicara Ingin Membangun Gereja, Kenapa TIdak Ada Yang Protes


Dimana FPI dan FUI ketika Anies Berbicara Ingin Membangun Gereja, Kenapa TIdak Ada Yang Protes
Anies Dan Sandiaga
Majalah Dewasa, Jakarta - Melihat kubu Anies-Sandi yang diisi oleh PKS serta ormas intoleran seperti FPI dan FUI sedikit membuat saya geli. Semakin kesini semakin terlihat ketidakkompakan mereka serta masing-masing egois dan mementingkan kelompoknya.

Di satu sisi, ormas Islam seperti FPI dan FUI ngebet banget mendukung Anies dengan harapan kepentingan mereka akan terakomodasi. Mereka sangat tidak suka dengan non-muslim. Mereka ingin membuat Jakarta lebih Islami. Kira-kira seperti itu.

Di sisi yang lain, Anies-Sandi semakin terlihat sebagai penjilat. Anies-Sandi dengan senang hati akan menerima dengan baik siapapun yang mendukungnya. Kebetulan di putaran pertama, Anies-Sandi mendapat dukungan dari ormas Islam radikal semacam FUI dan FPI.

Sebagai balas budi, Anies-Sandi menjanjikan mereka membuat Jakarta menjadi kota yang Islami. Anies-Sandi juga melakukan kontrak politik dengan mereka. Anies-Sandi begitu menikmati aksi-aksi yang dilakukan mereka terutama terkait isu penistaan agama yang menyeret Ahok. Anies-Sandi tersenyum karena berkat dukungan ormas Islam radikal, Anies berhasil maju ke putaran dua.

Di putaran dua ini kondisinya berbeda. Anies-Sandi melihat aksi-aksi yang dilakukan oleh ormas radikal justru memperburuk citranya. Anies-Sandi mencium potensi kalah jika terus didukung oleh ormas-ormas radikal.

Anies-Sandi harus segera melakukan manuver jika tidak ingin kalah. Mental penjilat Anies-Sandi semakin kentara. Mereka yang di putaran pertama mengkampanyekan Jakarta yang lebih religius, di putaran dua mereka menyauarakan Jakarta plural. Mereka juga mencari dukungan dari non-muslim.

Pucuk dicinta, ulampun tiba. Sejumlah pendeta yang tergabung dalam komunitas Batak Marbisuk menyatakan dukungan untuk Anies-Sani. Pendeta yang mendukung Anies berharap ada kemudahan membangun rumah ibadah bagi kaum kristiani jika memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Menanggapi permintaan tersebut, Anies memastikan akan menegakkan aturan. Penegakan aturan dinilai dapat menumbuhkan rasa keadilan bagi semua warga Jakarta.

“(Dibantu) semua (pembangunan rumah ibadah), sesuai dengan peraturan. Sehingga dengan begitu, ada keadilan. Jangan sampai ada beda perbedaan,” kata Anies


Menurut dia, warga Jakarta pada dasarnya bhineka atau beragam. Jika Anies memenangkan Pilkada, dia berjanji akan memperlakukan semua warga setara, tidak ada keberpihakan yang berat sebelah.

“Karena itu saya berkomunikasi dengan semua, yang kanan, yang kiri, yang atas, yang bawah komunikasi semua. Tidak ada kekhawatiran untuk komunikasi dengan siapa saja karena seorang gubernur adalah gubernur bagi semua, bukan bagi sebagian,” tutur Anies.

Anies turut menyinggung pandangan Martin Luther King yang menyebutkan kedamaian ada bukan karena tidak ada kekerasan. Kedamaian disebut tercipta karena ada rasa keadilan bagi semua.

“Kami bangun rasa keadilan di Jakarta, Insya Allah muncul kedamaian, saling menghormati, saling menghargai,” ujar Anies.

Pembaca seword bisa melihat sendiri bagaimana tutur kata halus Anies-Sandi sebenarnya mengandung kelicikan yang luar biasa. Anies benar-benar sosok penjilat kepada siapapun yang mendukungnya.

Menarik untuk ditunggu mengapa sampai sekarang FUI dan FPI diam melihat tingkah Anies-Sandi yang akan menjanjikan membangun gereja untuk umat kristiani. Jelas ini mengkhianati kontrak politik dengan ormas Islam. Yang saya heran mengapa FPI dan FUI tidak protes keras kepada kebijakan Anies yang akan membangun gereja. Semakin banyak gereja yang dibangun seharusnya membuat eksistensi mereka terancam.

Saya melihat sedang ada penyesalan di kubu ormas Islam yang mendukung Anies. Mereka keliru menganggap Anies-Sandi adalah orang polos yang bisa mereka kendalikan. Mereka tidak menyangkan ternyata Anies-Sandi adalah sosok yang sangat licik dan penjilat. Anies-Sandi sudah mulai mengkhianati mereka.

Dipikir-pikir masih mending Ahok yang meskipun non-muslim justru Ahok membangun masjid bukan gereja. Semakin banyak masjid yang dibangun sebenarnya juga membuat eksistensi umat Islam semakin terlihat di Jakarta. Namun bodohnya mereka tidak mendukung Ahok dan malah mendukung Anies-Sandi yang penjilat dan justru akan memperbanyak membangun gereja.heheh

Diam adalah pilihan tepat untuk mereka saat ini. Mereka sedang butuh kendaraan untuk mengakomodasi kepentingan mereka. Jika mereka bersuara dan protes kepada Anies-Sandi mereka juga akan semakin dikucilkan karena tidak punya teman. Jika kemudian mereka berpaling ke Ahok, jelas ini semakin memalukan mereka. Ini sama saja mereka menjilat ludah sendiri. Jadi diam adalah pilihan yang terbaik untuk saat ini. heheh

Sumber : https://seword.com/sosbud/anies-sandi-akan-membangun-gereja-fpi-dan-fui-nggak-protes/

Baca Juga :


WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Selasa, 28 Maret 2017

Senjata Makan Tuan Istilah Yang Tepat Untuk Anies Yang Pamer Kesombongan Di Debat Pilkada Jakarta 2017 Eksklusif Di Mata Najwa Metro TV

Senjata Makan Tuan Istilah Yang Tepat Untuk Anies Yang Pamer Kesombongan Di Debat Pilkada Jakarta 2017 Eksklusif Di Mata Najwa Metro TV
Debat Pilkada DKI Jakarta

Majalah Online, Jakarta - Seru sekali debat Pilkada DKI Jakarta 2017 di Mata Najwa Ekslusif malam hari ini! Malam hari ini hadir lengkap dua peserta, Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan sang penantang petahana Anies Baswedan. Meskipun hanya calon gubernurnya saja, tanpa calon wakil gubernur, tapi debat malam hari ini begitu seru dan panas!

Debat diawali dengan isu lansia dan pendidikan. Ada banyak yang dapat dibahas dan dikulas dari kedua segmen tersebut, namun saya memilih untuk diam karena menurut saya tidak begitu menonjol fenomena atau perdebatan yang terjadi. Ya biasa lah, yang dibahas adalah perbedaan kedua program dan yang satu merasa telah banyak melakukan, tapi yang satunya merasa mampu ‘akan’ melakukan.

Yang ingin saya bahas adalah bagaimana segmen ketiga (atau keempat, saya agak lupa) begitu seru ketika sang moderator debat Najwa Shihab dengan tegas dan cerdiknya menyatakan bahwa persepsi yang ada adalah Ahok banyak memecat bawahannya tapi Anies tidak tegas dan tidak akan berani memecat bawahannya. Pembelaan Anies Baswedan atas pertanyaan Najwa yang ini rasanya cukup menggelitik hati kita, namun respon dari Ahok atas jawaban Anies justru lebih luar biasa!

Mari kita baca apa yang dijawab Anies dan respon Ahok malam hari ini.

Pertanyaan dari Najwa Shihab:

“Pak Anies, persepsinya tepat tidak (bahwa Anda) tidak tegas, tidak mungkin berani pecat anak buah?” tanya Najwa Shihab.

Jawaban Anies:

“Tidak mungkin berhentikan anak buah? Sekarang aja saya sedang berusaha memberhentikan Pak Basuki dari gubernur. Wah apalagi anak buah!” Anies

Respon Keren Ahok:

“Ya kalau soal mau pecat saya, bukan tergantung Pak Anies, tapi tergantung warga Jakarta sih,” jawab Ahok langsung.

“Ya kontrak saya sampai Oktober 2017 ya,” terus Ahok.

“Dalam hal ini, saya memang anak buahnya Pak Anies karena saya pelayan warga Jakarta, kebetulan Pak Anies warga Jakarta, ya saya anak buahnya,” jawab Ahok.

“Makanya kalau mau memecat saya, bukan sebagai calon gubernur, tapi sebagai warga DKI,” tutup Ahok.

Anies Senjata Makan Tuan! Hahahaha

Hahahahahahahaha. Izinkan saya numpang ketawa dulu ya! Makan tuh Pak Anies! Niatnya mau tampil menakjubkan dengan menjawab yang wow begitu. Tapi sayangnya Ahok jauh lebih cerdas dan lugas dalam memantulkan kembali anak panah tumpul yang dilepaskan dari Anies.

Niat Anies Baswedan sebenarnya ingin memberikan kejutan atau semangat kepada para pendukungnya. Para pendukungnya yang menonton di rumah atau koar-koar di media sosial awalnya pasti sudah tepuk tangan dan jingkrak-jingkrak ketika Anies berkata mau memecat Ahok. Tapi sayang seribu sayang itu hanyalah kegembiraan sesaat saja, hahahahahaha.

Saya tidak menyangka bahwa Ahok akan dapat dengan mudah saja membalikkan keadaan yang sebenarnya sedang tidak ideal baginya. Bayangkan saja, lawan Anda dengan sombongnya berusaha menjatuhkan mental Anda dengan seolah ingin mengatakan bahwa dirinya sangat berani memecat siapa pun, bahkan gubernur yang sekarang sedang menjabat. Tapi Ahok memang super duper keren tiada tandingan kecerdasannya!

Ahok Gunakan Serangan Anies untuk Kampanye

Dalam menjawab serangan Anies yang ini, Ahok dengan cerdasnya menggunakan momen tersebut untuk kampanyekan dirinya. Ahok menekankan bahwa dirinya adalah pelayan warga Jakarta, dan Anies tidak bisa memecat dirinya sebagai calon gubernur (seperti dalam jawabannya), tapi sebagai warga DKI iya bisa.

Bagaikan menari mengikuti hembusan angin, langsung saja Ahok membelokkan tangannya menangkis serangan Anies dan memantulkan kembali kepada lawannya itu! Momen yang sulit justru berhasil disulap menjadi momen emas kampanye. Ahok keren! Coba lihat ekspresi Anies saat mendengar jawaban Ahok, hahaha.

Menurut saya ini lah best moment atau momen emas dalam debat malam hari ini! Kerennnnnnnn…. yang mau menontonnya bisa ditonton di video di bawah ini ya.


Penutup
Ahok memang gubernur yang tiada tandingan di bumi Nusantara ini. Belum pernah rasanya negeri ktia memiliki gubernur yang begitu cerdas dan cepat dalam berpikir seperti Ahok. Ditambah lagi Ahok yang sekarang semakin santun dalam berbicara, rasanya siapa pun tidak akan bisa mengalahkan Ahok jika tidak menggunakan isu-isu lain seperti SARA.

Jadi, apakah Ahok bisa menang dengan segala kecerdasan dan kemampuannya yang luar biasa? Ataukah dia malah harus kalah dengan isu SARA yang sudah digoreng-goreng oleh kubu lawan sejak putaran pertama? 

Dari sebatang pohon yang ingin berdiri kokoh dan tegar di tengah badai dan topan…

Sumber : https://seword.com/politik/berniat-pamer-keberanian-penuh-kesombongan-anies-malah-senjata-makan-tuan-ahok-luar-biasa/


Baca Juga : 





WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Senin, 27 Maret 2017

FUI Kembali Akan Menggelar Aksi 313 Dan Tidak Menutup Kemungkinan Aksi 414 Juga Akan Menyusul

FUI Kembali Akan Menggelar Aksi 313 Dan Tidak Menutup Kemungkinan Aksi 414 Juga Akan Menyusul
Aksi 313 yang akan di gelar oleh FUI

Majalah Online, Jakarta - Benar saja apa yang saya duga, sebagian masyarakat bumi datar akan kembali menggelar aksi damai lanjutan, seperti di Film/Sinetron saja ada episode episode nya segala. Seperti biasanya aksi akan tetap lanjut di gelar apabila Ahok belum di penjara atau kalah di pilkada DKI Jakarta. Setelah sebelumnya merencanakan aksi "Tamasya Al-Maidah", kali ini FUI akan kembali menggelar dengan judul aksi 313 dan tidak menutup kemungkinan akan ada aksi 414 dengan tuntutan yang sama dengan aksi aksi sebelumnya.

Forum Umat Islam (FUI) bersama jajaran alumni aksi 212 akan kembali menggelar aksi 313 pada jumat 31 maret mendatang. Mereka menuntut Presiden Jokowi memberhentikan Gubernur DKI Non Aktif Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih akrab disapa Ahok.

"Kita mulai shalat jumat di Mesjid Istiqal Jakarta, kemudian jalan kaki ke Monas dan depan Istana Merdeka" ujar Sekjen FUI, Muhammad Al-Khaththath, pada saat di komfirmasi, senin (27/3/2017).

Tuntutannya seperti biasa, masih sama dengan tuntutan aksi sebelumnya yakni menuntut terdakwa kasus penistaan agama diberhentikan.

"Meminta kepada Bapak Presiden Joko Widodo agar sesuai denga undang-undang memberhentikan terdakwa kasus penistaan agama Bapak Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok" katanya.

Ia juga menuturkan aksi tersebut akan berlangsung damai dan akan berhenti setelah di terima oleh pihak istana. Pokoknya kita kalau sudah di terima oleh pihak Istana dan ada pembicaraan yang baik ya kita akan pulang" pungkasnya.

Berita ini semakin memperjelas bahwa ternyata kubu umat islam ini semakin panik karena dari aksi aksi sebelumnya yang menuntut pemberhentian Gubernur DKI Jakarta tidak ada hasil sama sekali hingga kini dan tuntutannya pun bisa dibilang sudah basi dan ternyata penjelasan pihak Kaporli, proses persidangan Ahok dan prosedur hukum yang lain tidak cukup untuk membuat mereka mengerti tentang persoalan ini bukan semata mata tentang penistaan agama dan pemberhentian Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Indonesia itu adalah Negara hukum, segala sesuatu itu ada prosedur dan hukumnya, tidak semudah membalikkan telapak tangan apabila kita akan memberhentikan seseorang dari jabatannya sebagai seorang Gubernur dan juga begitu pun tidak bisa memenjarakan seseorang tanpa bukti yang kuat dan melalui proses persidangan yang rumit. Apa mungkin para alumni aksi aksi sebelumnya tidak mengerti aturan hukum yang ada di negara ini atau memang ada kekuatan yang menggerakkan mereka untuk kembali melakukan aksi aksi tersebut dalam rangka menggagalkan Ahok untuk menang di Pilkada DKI Jakarta Putaran kedua nanti.

Posis paslon nomor urut 2 Ahok Djarot memang sedang diatas angin, disaat kubu Anies-Sandi yang kini sedang terlilit masalah hukum, Kubu Ahok-Djarot justru semakin dicintai dan disukai oleh masyarakat. Peluang Ahok untuk bebas dari jeratan hukum penistaan agama juga semakin besar, fakta ini membuat Ahok memilikki peluang yang sangat besar untuk memenangkan pilkada DKI Jakarta putaran kedua nanti.

Terlebih ada kesaksian dari seorang ulama NU yang bernama Kyai Ahmad Ishomudin dan kesaksiannya itu tentu sangat berarti untuk Ahok karena beliau bukan orang sembarangan dan memang sudah teruji keilmuannya tentang agama. berkat kedalaman ilmu agamanya beliau diangkat menjadi Rois Syuriah PBNU Termuda.

Kesaksian Kyai Ahmad Ishomudin jelas sekali menampar sekelompok umat islam yang sebelumnya berteriak lantang bahwa Ahok harus dipenjara karena Ahok telah menistai agama islam , Ahok harus dibunuh serta ucapan ucapan sadis lainnya.

Kesaksian Kyai Ahmad Ishomudin telah membuat FPI, MUI dan FUI ketar ketir dan propaganda mereka seolah di putarbalikan oleh seorang intelektual muda NU.

Mereka pun kembali menunjukkan mental premannya, mereka mencaci maki dan memfitnah Kyai Ahmad Ishomudin telah dibayar oleh pihak Ahok dan mengatakannya sebagai Kyai bayaran, Kyai Fasig, dan yang lain. MUI bahkan sampai harus memecat beliau dari pengurus MUI.

Mereka sendiri tentu tidak akan menempuh jalan debat dengan Kyai Ahmad Ishomudin sendiri karena sudah jelas pasti akan kalah dalam debat jadi jalan satu satunya adalah dengan menghina dan mencaci maki Kyai Ahmad Ishomudin.

Kesaksian Kyai Ahmad Ishomudin telah membuat sebagian besar masyarakat muslin khususnya NU menyadari bahwa kasus Ahok adalah murni kepentingan politik. Banyak masyarakat muslim yang tiba tiba mengikuti pendapatnya dan menjadi penggemarnya. Banyak masyarakat muslim yang menyesal setelah melakukan aksi aksi sebelumnya.

Fakta ini jelas membuat FUI sebagai ormas terdepan penyelenggara aksi kebakaran jenggot. bahkan banyak alumni alumni aksi yang terperngaruh oleh kesaksian Kyai Ahmad Ishomudin.

Agar bisa menarik kembali masyarakat muslim yang terpengaruh kesaksian Kyai Ahmad Ishomudin, FUI kembali merencanakan aksi untuk men-“charge” ingatan umat Islam tentang aksi bela Islam. FUI ingin menggerakkan masyarakat muslim untuk kembali meneruskan misi aksi-aksi sebelumnya yaitu menuntut Ahok segera dipenjara.

Namun saya prediksi, aksi 313 yang akan diselenggarakan oleh FUI tidak akan sebesar aksi-aksi sebelumnya. Banyak alumni aksi-aksi sebelumnya yang sudah jengah dan bosan dengan aksi-aksi. Mereka banyak yang menyadari bahwa aksi tersebut tidak ada menfaatnya. Tujuannya pun tidak jelas dan semakin jauh dengan nilai-nilai Islam.

Sumber : https://seword.com/umum/ketar-ketir-panik-fui-akan-menggelar-aksi-313
Sumber : https://news.detik.com/berita/d-3457669/fui-tuntut-ahok-diberhentikan-alumni-212-gelar-aksi-313

WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online
Share:

Jumat, 24 Maret 2017

Allah Kok Di Bawa Bawa Ke Urusan Politik? Dimanakah MUI, Ulama Indonesia Minta Allah Sengsarakan Orang Yang Memilih Ahok

Allah Kok Di Bawa Bawa Ke Urusan Politik ??? Dimanakah MUI, Ulama Indonesia Minta Allah Sengsarakan Orang Yang Memilih Ahok
Habib Rizieg Shihab
Majalah Online, Jakarta - "Anda tetap memilih orang kafir sebagai pemimpin? maka persulit hidupnya, jangan sembuhkan penyakitnya, tambah penyakitnya biar lebih keras lagi. Jangan kasih obatnya,sempitin rejekinya, susahkan urusannya. Hancurkan kehidupannya. Jangan dikasi kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Aamieen ya robbal alamieen.

Boleh nggak doa begitu? Boleh. Kok ketawa? Boleh nggak doa begitu? Boleh. Makanya mulai hari ini di mimbar-mimbar saya mau baca doa begitu. Pokoknya kalau di atas mimbar saya mau baca doa begitu. Kalau dikasi tahu nggak ngerti, didoain baik nggak bisa baik, ya sumpahin aja.”

Kalimat di atas disampaikan oleh ulama besar Indonesia, Habib Rizieq Syihab. Keturunan Nabi Muhammad SAW.

Sebagai muslim dan pernah nyantri, tidak pernah sedikitpun kyai saya mencontohkan doa yang buruk seperti itu. Malah menurut kyai, berdoa buruk pada orang lain itu tidak baik dan tidak sesuai dengan ajaran Islam. Memang ada tafsir atau hadits yang membolehkan mendoakan keburukan bagi orang yang didzolimi. Tapi akan jauh lebih baik kalau tetap mendoakan kebaikan.

Suatu hari pernah ada santri yang kabur ke luar pondok tanpa izin dan ketahuan merokok. Para ustad menghukumnya dengan mencukur gundul dan pembacaan surat pernyataan secara terbuka di hadapan tiga ribuan santri, bahwa dirinya tidak akan melanggar lagi.

Orang tuanya dan santri tersebut juga dipanggil menghadap kyai. Keduanya dinasehati untuk berdiskusi. “Antara ustad dan santri itu harus sama-sama ikhlas, supaya barokah. Jika salah satunya tidak ikhlas, maka semuanya akan sia-sia. Silahkan anakku dan bapak memutuskan, apakah ingin terus belajar di pesantren ini, atau ingin belajar di luar.”

Kalimat seperti itu cukup sering dikatakan oleh kyai saat menangani santri yang melakukan pelanggaran serius di pesantren. Dan itu biasanya adalah jalan terakhir. Artinya, jika si santri di kemudian hari masih melanggar lagi, maka mau tak mau kyai akan menyerahkan santri tersebut kepada orang tuanya untuk dibawa pulang.

Kyai saya cukup sering marah. Marah jika santrinya tidak tepat waktu. Marah jika tidak shalat jamaah. Marah kalau santrinya merokok, dan seterusnya. tapi semarah-marahnya kyai, tidak pernah sekali pun mendoakan santrinya dengan doa-doa yang buruk. Tidak pernah!

Santri-santri yang melanggar bahkan ada yang menantang duel ustad, pada akhirnya selalu didoakan agar bisa lebih baik ke depan. Bisa bermanfaat bagi sesama, sukses dan dimudahkan jalan hidupnya.

Pada saat malam wisuda, sebelum besok pagi santri dinyatakan selesai dan keluar dari pesantren, kyai mengumpulkan seluruh wisudawan. Saya masih ingat betul, sebab saya merupakan salah satu dari dua ratusan santri yang di wisuda pada tahun 2007.

Saat itu, kyai memeluk satu persatu santrinya secara bergantian dan mengatakan “ma’annajah,” artinya semoga sukses. Ini dilakukan kepada semuanya, termasuk santri-santri yang nakalnya luar biasa.

Itulah cerita singkat saya saat masih di pesantren, dengan kyai yang luar biasa. Saya tidak pernah diajari kyai untuk berdoa buruk kepada orang lain. Sepanjang saya belajar agama Islam, dengan sejumlah kitab-kitab, hadits dan tafsir Alquran, tidak pernah saya temukan anjuran agar orang Islam mendoakan keburukan bagi orang lain.

 
Ulama Indonesia minta Allah sengasarakan orang yang memilih Ahok

Bagaimanapun soal boleh tidaknya mendoakan keburukan pada orang lain bisa saja menimbulkan perdebatan dan pro kontra. Dalam hal ini saya tidak ingin membahasnya lebih jauh. Islam yang saya pelajari tidak menganjurkan doa buruk seperti itu. Kalau ada kelompok Islam lain yang menganjurkan, sampai mau berdoa secara konsisten di mimbar-mimbar, silahkan saja. Itu hak. Soal hidayah biarlah jadi urusan Allah.

Tapi, dalam konteks memilih pemimpin dalam hal ini pimpinan daerah, dengan cara mendoakan pemilih lawan politiknya agar disengsarakan hidupnya, bagi saya ini sudah bab lain; menjual agama, mengajak Allah berkampanye.

Pembaca Seword boleh beda pandangan soal boleh tidaknya mendoakan keburukan bagi orang lain, tapi kalau Allah diajak kampanye dan diminta agar menambah sakit pendukung salah satu calon Gubernur, persulit hidupnya, persempit rejekinya, susahkan urusannya sampai meminta Allah menghancurkan kehidupannya, kita harus sepakat bahwa ini merupakan perbuatan keji. Sangat merendahkan Allah. Dia kira Allah itu siapa? Yang bisa diajak untuk menyerang orang-orang yang menjadi lawan politiknya?

Video berantai ulama besar Indonesia, Habib Rizieq Syihab sudah menyebar ke mana-mana. Ini merupakan penghinaan luar biasa kepada Allah yang diajak berkampanye melawan Ahok. Doa yang seharusnya berisi ucapan-ucapan baik, dinista dengan begitu buruknya hanya karena urusan Pilkada.

Sebagai orang Islam, saya bertanya pada ulama dan para ustad di Indonesia, apakah yang dilakukan oleh ulama besar Indonesia, Habib Rizieq Syihab ini dibolehkan dalam agama Islam? jika ini bertentangan dari ajaran Islam, maka kita harus luruskan. Jangan sampai rakyat disesatkan oleh praktik-praktik dan teori salah dalam beragama.

Coba tanya ustad Yusuf Mansur, Aagym, kyai-kyai dan ustad Nahdatul Ulama serta Muhammadiyah, apakah agama Islam itu seperti yang ditunjukkan oleh Habib Rizieq Syihab? Sudah saatnya kalian semua menjawab. Jangan diam saja, atau Islam di Indonesia akan benar-benar seperti versi Habib Rizieq Syihab yang penuh dengan amarah, kata kasar; setan, dajjal, biadab, iblis, bunuh dan seterusnya.

Sumber : https://seword.com/sosbud/ulama-indonesia-minta-allah-sengsarakan-orang-yang-memilih-ahok-di-mana-mui/


Baca Juga : 


WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online


Share:

Kamis, 23 Maret 2017

Baku tembak Tim Densus88 saat penyegrapan tersangka teroris Di Cilegon

Baku tembak Densus88 saat penyegrapan tersangka teroris Dicilegon
Baku tembak Densus88 saat penyegrapan tersangka teroris Dicilegon

Majalah Dewasa, Cilegon - Kapolda Banten Brigjen Pol Sigit Prabowo membenarkan bahwa ada penangkapan terduga teroris oleh Tim Densus 88 di Ciwandan, Kota Cilegon, tepatnya di Pabrik Semen Merah Putih, Kamis (23/3). Dalam penangkapan tersebut, satu terduga teroris berhasil di lumpuhkan tewas.

"Nanti ada release resmi, Kabarnya seperti itu (satu tewas),"kata Sigit kepada wartawan saat di wawancarai.

Kapolda memastikan terduga teroris itu lebih dari seorang. "Diatas satu orang," ujarnya.

Namun sebelumnya diberitakan, terduga teroris diamankan Tim Densus88 di Ciwandan, Kota Cilegon, tepatnya di pabrik semen Merah Putih, Kamis(23/3). Salah satunya tewas di tembak setelah terlibat dalam baku tembak pada saat akan di amankan.

Kepolisian dan aparat TNI saat ini masih melakukan pengaman di sekitar lokasi penangkapan tersangka teroris. Masyarakat juga ramai berkumpul dilokasi untuk menyaksikan dan melihat secara langsung penangkapan tersebut.

Maftui, salah seorang warga mengatakan, penyergapan terduga teroris terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, saat itu mobil avanza yang dikendarai para terduga teroris melaju dari Anyer menuju Kota Cilegon.

"Saya juga terkejut melihat mobil avanza langsung dikepung. Kemudian ada suara tembakan, kelihatannya satu orang tewas dan satu lagi masih hidup,"terangnya.

Hingga berita ini diturunkan Majalah Online.com masih mencoba menghubungi Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo mengenai kabar tersebut.

Sumberhttps://www.merdeka.com/peristiwa/1-terduga-teroris-di-cilegon-tewas-saat-baku-tembak-dengan-densus-88.html




Baca Juga:




WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online


Share:

Senin, 13 Maret 2017

Fans Ahoker Mendunia Sampai Ke Negri Arab

Fans Ahoker Mendunia Sampai Ke Negri Arab
Fans Ahoker Mendunia Sampai Ke Negri Arab

Majalah Online,Jakarta - Mau diakui atau tidak, Ahok menjadi magnet tersendiri bagi hampir semua orang di Indonesia, dan mungkin dunia, karena akses informasi yang sangat cepat diperoleh akibat media sosial yang dapat menghubungkan manusia dari seluruh dunia yang memanfaatkannya.

Ahok banyak dibicarakan oleh orang-orang, baik itu mengenai kebaikannya, maupun hanya sekedar menghina karena SARA, dimana Ahok sendiri menganut agama minoritas di Indonesia dan juga Ahok keturunan Tionghoa.

Sebenarnya antara haters dan fans Ahok sudah dapat dipetakan secarakan gamblang, dan tentu semua orang dapat mengetahui itu, terlepas dari klaim mana yang paling benar, tentu saja itu tidak lebih dari pengaruh dari sudut pandang dan ilmu pengetahuan yang didapat dari para pembenci maupun pecinta Ahok. Mungkin perbedaan yang mencolok adalah, para pembenci Ahok cenderung rasis, dan pecinta Ahok cenderung menilai Ahok secara rasional.

Hukum sosial ala saya mengatakan, jika mau melihat apakah orang/negara/kejadian tersebut merupakan orang/negara/kejadian yang besar atau tidak, bisa dilihat dari sejauh mana dia menjadi pusat perhatian publik. Sebagai contoh, mungkin ada sebagian orang yang protes disaat ada teror di Prancis, banyak orang menggunakan foto profile di facebook dengan latar bendera Prancis, sedangkan ada negara kecil lain mengalami teror, tidak ada atau jarang yang mengganti foto profile mereka dengan menggunakan bendera negara kecil tersebut. Atau contoh lainnya, pemilu presiden di Amerika tentu akan lebih menjadi perhatian dunia, dari pada di negara kecil. Dan contoh yang sering kita temui adalah, akan menjadi heboh sebuah perceraian dari kalangan selebritis dibandingkan dengan perceraian orang biasa.

Fenomena Ahok juga menunjukan, bahwa Ahok adalah orang besar, karena apa yang dilakukannya menjadi perhatian publik, terlepas apakah pro dan kontra.

Mau disadari atau tidak, jika hal buruk yang dilakukan orang besar, tentu saja tidak akan begitu waw dan tentu saja cepat berlalu. Berbeda jika yang dilakukan oleh orang besar tersebut adalah hal yang baik, tentu saja tidak akan mudah berlalu, dan bahkan akan cenderung abadi dikenang oleh orang banyak. Sebagai contoh, mungkin orang sering menggunakan ucapan Gusdur sebagai kata mutiara, karena beliau dianggap orang besar yang melakukan perbuatan baik , dan tentu saja, banyak yang mengamininya.

Karena kebaikan Gusdur yang universal, maka hampir semua kalangan dapat menerimanya. Memang berbanding terbalik antara penilaian publik dengan penilaian pribadi, jika pribadi ke pribadi, perbuatan jelek selalu diingat, tetapi perbuatan baik mudah dilupakan, hal tersebut akibat pengaruh dari kurang objektifnya sebuah penilaian pribadi yang cenderung mengedepankan ego.


Terkait ada yang pro dan kontra dengan apa yang dilakukan Ahok selama menjadi Gubernur DKI, tentu saja jika dipikir dengan akal budi dan mau menerima kenyataan, Ahok lebih menjadi fenomena hal yang baik secara universal.

Mengapa saya katakan hal yang baik secara universal? Karena sepak terjang Ahok dapat diterima secara umum, bukan secara golongan tertentu saja. Sebagai contoh kebaikan Ahok yang universal adalah, dengan program KJP, KJS dan lain-lain, yang tentu saja itu merupakan kebaikan yang dapat diterima secara umum dan berkeadilan sosial yang tidak memandang SARA.

Hal positif yang dinilai oleh sebagian besar orang tersebut menjadikan Ahok bagaikan magnet. Jika ada yang membantah dengan hal positif yang dilakukan Ahok, menggunakan dalih demo berjilid yang banyak diikuti oleh orang-orang, mungkin dia harus menghitung juga berapa penduduk Indonesia, karena yang mengikuti demo tersebut tidak hanya orang DKI Jakarta saja. Selain itu, tuduhan menistakan agama juga tidak semua umat Islam menyetujui akan dakwaan tersebut. Selain itu, hasil pilkada DKI putaran pertama yang menjadikan Ahok menempati posisi pertama, mau tidak mau juga sebagai bukti.

Selain itu, hal positif yang dilakukan Ahok, membawa banyak orang Indonesia khususnya warga DKI yang berada diluar negeri untuk pulang disaat pencoblosan, karena ingin memberikan suaranya kepada Ahok.

Hal yang normal jika dukungan kepada Ahok terkait pilkada DKI dilakukan oleh orang-orang yang ber-KTP DKI Jakarta, tetapi akan menjadi luar biasa, jika orang-orang yang bukan ber-KTP DKI sekalipun ingin menunjukan, bahwa mereka juga mendukung hal baik yang dilakukan Ahok, seperti yang dilakukan oleh para gadis-gadis cantik yang menurut informasi merupakan gadis Arab.

Terlihat sangat lucu, ketika Ahok di negeri sendiri dipermasalahkan karena beragama non Islam, tetapi di negeri asal muasal lahirnya Islam sendiri pada ngefans sama Ahok.

Dimana dalam video yang diunggah oleh akun facebook Susy Rizky dengan keterangan “Buat Ahok dari noni-noni Jazirah Arab”, para gadis tersebut berteriak ” ahok is the best..Ahok is the best” sambil mengacungkan salam dua jari yang menjadi simbol dari paslon Ahok-Djarot.
(Sumber : Seword.com)


Baca Juga :




WWW.GOLDENQQ.COM
Bandar Poker Online, Agen Poker Online, Poker Online Terpercaya, Poker Uang Asli, Agen BandarQ OnlineAgen BandarQ, Agen Domino Online

Share:

About us

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

About us

Copyright © Majalah Online | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com